Bukan perjalanan yang singkat.
Bukan pula proses yang mudah.
Ada ayat yang diulang ratusan kali.
Ada malam yang dipenuhi murajaah.
Ada perjuangan yang seringkali tidak terlihat oleh banyak orang.
Ramadan tahun ini menjadi saksi lahirnya 13 santri penghafal Al-Qur’an dari Sekolah Cendekia BAZNAS yang berhasil menuntaskan hafalan 30 Juz Al-Qur’an.
Momentum penuh syukur ini dirayakan dalam kegiatan Tasyakuran 30 Juz dan Inspirasi Qur’an, yang menjadi puncak dari rangkaian kegiatan “Cahaya Ramadan” di Sekolah Cendekia BAZNAS.
Dalam sambutannya, Ustadz Ahmad menyampaikan pesan kepada para santri agar senantiasa memperbanyak tilawah Al-Qur’an, terlebih di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.
"Teruslah meningkatkan tilawah Al-Qur’an, karena pada bulan Ramadan pahala membaca Al-Qur’an tidak terhingga."
Beliau juga berpesan agar para santri selalu menjaga ibadah, menjaga adab, serta menjadi teladan kebaikan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ustadz Farid mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadan sebagai momentum muhasabah diri.
"Sudahkah kita memberikan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun bagi orang lain?"
Beliau juga berpesan kepada para santri agar ilmu yang telah didapatkan selama menempuh pendidikan di Sekolah Cendekia BAZNAS tidak berhenti pada hafalan semata, tetapi diamalkan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Melalui berbagai program pembinaan, Sekolah Cendekia BAZNAS terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan serta membangun karakter santri. Dengan santri yang berasal dari 25 provinsi di seluruh Indonesia, SCB berupaya melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan manfaat bagi umat.
Semoga setiap ayat yang mereka jaga menjadi cahaya kehidupan—bagi diri mereka, bagi masyarakat, dan bagi masa depan umat.
🏷Contact Center:
Sekolah Cendekia BAZNAS
📱085782771555
📧SCB@baznas.go.id
🌏www.cendekiabaznas.sch.id